- Apa yang dimaksud dengan linux?
- Bagaimana cara membuat user baru pada linux?
- Bagaimana pembuatan direktori?
- Bagaimana melihat direktori yang telah dibuat?
- Bagaimana masuk kedalam sebuah direktori?
- Bagaimana cara membuat file dengan oerintah Cat?
- Bagaimana cara menghapus sebuah file?
- Bagaimana menghapus sebuah direktori?
- Bagaimana mengaktifkan jaringan dan setting IP dan gateway?
- Bagaimana memaketkan file/direktori beserta isinya?
Browse » Home » All posts
Latihan Soal Linux sistem administrator
IP Address
PERTEMUAN KE 5 & 6
Read full post »
IP address atau alamat Internet Protocol adalah deretan
angka biner antara 32 bit (versi 4) sampai128 bit (versi 16) atau 4 angka
desimal yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam
jaringan Internet.
Nomor unik yang ada pada komputer ini bisa berguna untuk
menghubungkan banyak komputer dalam jaringan sehiongga juga dapat bertukat data
maupun fasilitas yang dimiliki antar komputer.
Nomor ini bersifat unik karena setiap komputer memiliki TCP/IP
(Transmission Transfer Protocol/Internet Protocol) yang berbeda-beda.
IP address terdiri dari sekelompok bilangan biner 32 bit
yang dibagi menjadi 4 bagian. Masing-masing
bagian terdiri dari 8 bit yang berarti memiliki nilai desimal dari 0
sampai 255. Tiap 8 bit ini disebut sebagai oktat. Setiap IP address terdiri
dari Network ID dan Host ID. Host ID berfungsi untuk mengidentifikasi host
dalam suatu jaringan, sedangkan Network ID berfungsi untuk mengidentifikasikan
suatu jaringan dari jaringan yang lain.
A
1 - 126
255.0.0.0
1.0.0.00
126.255.255.254
B
128 - 191
255.255.0.0
128.0.0.0
191.255.255.254
C
192 - 223
255.255.255.0
192.0.0.0
223.255.255.254
D
224 - 239
224.0.0.0
239.255.255.254
E
240 - 255
240.0.0.0
255.255.255.254
IP address dapat diekspresikan ke dalam bilangan desimal dan
biner.
*Berikut adalah beberapa perintah untuk pensettingan Ip dan
Hostname*
1.
Mengaktifkan/Menonaktifkan/Merestart jaringan
service
network start : mengaktifkan/memulai setting jaringan
service
network restart : merestart setting jaringan ke default semula
service
network stop
: menonaktifkan setting jaringan
service
network status : melihat status jaringan
2. Melihat
properties IP
ifconfig more
3. Setting IP
ifconfig eth0
no.ip.address
4. Setting gateway
route add default
gw no.ip.address
5. Cek
kartu/koneksi
ping no.ip.
address
6. Melihat hasil
koneksi
arp
7. Setting
hostname/user name
hostname user01,
untuk melihat hasilnya (logout/crtl+d)
sd tampil : user01 login
password
8. Mencetak property
suatu komputer/melacak keterangan system dari mesin yang
sedang digunakan
:
uname -n :
mencetak/melihat property node name/host name/user name
uname -a : mencetak/melihat property semua atribut (all)
uname –s : mencetak/melihat property system yang
digunakan
9. Meremote
computer lain
ssh
no.ip.address
10. Mengirim pesan
ke computer lain (sebelumnya harus diremote dahulu)
Wall isipesan
PEMAKETAN DATA (TAR) dan Secure Copy (SCP)
*SCP (Secure Copy)*
Salah satu instruksi yang ada di linux yang berfungsi untuk
mentransfer file atau direktori melalui konsol.
~ Mentransfer file
: scp nmfile nmusertjuan@ipusertjuan:/pathusertjuan
~ Mentransfer d direktori : scp
–r /pathdirektoriasalusertjuan@ipusertjuan:/pathusertjuan
*TAR (Pemaketan File)*
Berfungsi untuk memaketkan file atau direktori beserta
isinya di dalam system operasi linux.
~ Perintah untuk memaketkan data
tar -cf
nmfilepaket.tar nmfile atau
nmdirektoriygakandipaketkan
~ Perintah untuk mengekstrak
tar -xf
nmfilepaket.tar
*Telnet*
Adalah protocol yang digunakan untuk melakukan remote
access, yaitu mengakses suatu “machine” dari jarak jauh. Dan “machine” ini
memakai OS berbasis *NIX (linux, BSD, maupun Unix. Akses telnet di internet
dikenali pada port 23.
Sintaks penulisan pemanggilannya adalah : $ telnet
port
~ Perintah Meremot PC
1. Masuk ke dalam
terminal atau konsol
Application – System Tools – Terminal
2. Ketikan
[user@userNO]#telnet
telnet>open
(to)ipaddress
Login
Hak Izin Akses
PERTEMUAN KE 3
Pertama Login dulu sebagai admin dengan cara
Read full post »
Login
:(sesuai user anda)
password :(sesuai dengan CentOS awal yaa)
wc : menghitung jumlah kata, baris, karakter pada file.
Umum : wc [spasi] nama_file [enter]
Contoh : wc [spasi] latihan1 [enter]
echo : digunakan untuk membuat file dalam sebuah direktori
(Sebelumnya masuk ke direktori yang dituju sebelum membuat
file, menggunakan perintah cd [spasi] nama_direktori [enter]
Bentuk Umum :
- echo (spasi) "isi teks">namafile [enter] : untuk membuat file baru atau teks di
baris awal
- echo (spasi)"isi teks">>nama_file [enter]
: untuk menambahkan isi teks/baris pada file yang sudah ada
Contoh :
-echo [spasi] “Nama Saya…”>biodata
-echo [spasi] “Alamat Saya…”>>biodata
-echo [spasi] “No.Telp Saya…”>>biodata
head dan tail : membaca isi file dari baris pertama atau
baris terakhir.
Umum : head [spasi] -n [spasi] nama_file [enter]
Contoh : head [spasi] -1 [spasi] biodata
Umum : tail [spasi] -n [spasi] nama_file [enter]
Contoh : tail [spasi] -2 [spasi] biodata
Keterangan : -n adalah baris
gzip : Mengkompres File
Umum : gzip [spasi] nama_file [enter]
Contoh : gzip [spasi] biodata
gunzip : Mengekstrak File Kompres
Umum : gunzip [spasi] namafile [enter]
Contoh : gunzip [spasi] biodata
alias : Membuat Nama Lain Dari Sebuah Perintah
Umum : alias [spasi] nama_alias ='nama_perintah_awal'
[enter]
Contoh : alias [spasi] cat =’baca’ [enter]
Unalias : Menghapus Perintah Alias Yang Telah Dibuat
Umum : unalias [spasi] nama_alias [enter]
Contoh : unalias [spasi] baca [enter]
hardlink : file backup yang masih dapat digunakan/berfungsi
bahkan ketika file asli atau induk dihapus bisa juga disebut sebagai hasil copy
file.
Umum : ln [spasi] namafile_asli [spasi] namafile_hardlink
[enter]
Contoh : ln [spasi] biodata [spasi] dataku [enter]
symbolic link : file
backup yang tidak dapat berfungsi ketika file asli atau induk dihapus.
Umum : ln [spasi] -s [spasi] namafile_asli [spasi]
namafile_symbolic [enter]
Contoh : ln [spasi] -s [spasi] biodata [spasi] profilku
[enter]
Pengenalan dan dasar dasar sintax Linux
Sejarah Linux
Nama Linux merupakan kombinasi unik antara nama penciptanya
dan nama
sistem operasi yang menjadi targetnya (UNIX). Semuanya
berawal dari sebuah
sistem operasi bernama Minix. Minix dibuat oleh Profesor
Andrew Tanenbaum.
Minix adalah sistem operasi mirip UNIX yang bekerja pada PC.
Torvald adalah salah seorang mahasiswa di Universitas
Helsinki yang
menggunakan Minix. Walaupun cukup bagus, ia belum menganggap
Minix memadai.
Kemudian pada tahun 1991 ia membuat sistem operasi yang
merupakan clone UNIX,
yang diberi nama Linux.
Seperti halnya Minix, Linux tidak menggunakan kode apa pun
dari vendor
UNIX komersial, sehingga Torvalds mendistribusikan linux di
internet secara bebas
dan gratis.
Pada Oktober 5 1991, Torvalds mengeposkan sistem operasinya
di newsgroup
comp.os.minix. Ia mengumumkan bahwa source code Linux
tersedia dan meminta
bantuan programmer-programmer lain untuk ikut
mengembangkannya. Ketika itu
Linux masih setengah matang, sistem operasi ini hanya bisa
menjalankan sedikit
perintah UNIX, seperti bash, gcc dan gnu-make.
Saat Linux
1.0 diluncurkan pada1994, sistem operasi ini telah cukup stabil dan memiliki
banyak feature, seperti preemptive multitasking (kemampuan untuk membagi sumber daya
CPU untuk
banyak aplikasi) dan symmetric multiprocessing (kemampuan
untuk membagi tugas
di antara banyak CPU). Linux bahkan memiliki maskotnya
sendiri yang oleh torvalds
dijeaskan sebagai “seekor penguin yang menggemaskan dan
ramah, yang
kekenyangansetelahmakanbanyakikanhering”.
Pada 1996, tim pengembangan Linux yang ada diseluruh dunia
mulai
memberikan hasilnya. Tahun itu mereka telah membuat versi
Linux untuk sejumlah
versi hardware, dari Atari ST sampai Macintosh.
PEMBELAJARAN 1
Pertama-tama mari kita mengenal dasar-dasar tentang linux..
1. Membuat
User Baru : adduser (spasi) nama user
2. Password nya
: tergantung dari instalan pertama nya yaa..
2. Cara login ke user yang telah dibuat
~ dengan log out : ctrl + d
~ tanpa log out
: su (spasi) -l (spasi) nama user enter
3. Perintah Membuat Direktori
~ mkdir (spasi) namadirektori
4. Perintah Change Direktori
~ cd : untuk pindah ke promt cell
~ cd (spasi) ..
: untuk pindah 1 tingkat ke atas
~ cd (spasi) nmdirektori
: untuk pindah 1 tingkat ke bawah
~ cd (spasi) alamat/path
: untuk pindah sesuai alamat yang
dituju
5. Perintah untuk melihat ada/tidaknya Direktori
~ketik Ls
6. Membuat File dengan perintah Cat
~ cat (spasi) namaFile
: untuk membaca / melihat file
~ cat (spasi) >namafile
: untuk membuat file baru
~ cat (spasi) >>namafile :
untuk menambah isi file
7. Perintah Kembali/Ulang
~ ctrl (spasi) Z
8. Perintah Save/ Menyimpan
~ cp (spasi) nama file awal (spasi) nama file baru : untuk meng copy file dalam direktori yang sama
~ cp (spasi) nama file awal (spasi) alamat/path : untuk meng copy file ke direktori berbeda
~ rm (spasi) nama file : untuk menghapus file
~ rmdir (spasi) nama direktori : untuk menghapus direktori yang kosong
~ rm (spasi) -rf (spasi) nama direktori : untuk menghapus direktori dan isinya
13. Perintah Kembali ke dekstop
~ ctrl + alt + f7
~ ctrl (spasi) C
PERTEMUAN 2
Lanjut Pertemuan ke 2.. ( masih sambungan dari pertemuan 1 nh..:)..)
9. Perintah Copy dan Paste
10. Perintah Ubah
~ mv (spasi) nama file awal (spasi) nama file baru : untuk mengganti nama file di direktori yang sama
~ mv (spasi) nama file awal (spasi) alamat/path : untuk memindah file ke direktori yang berbeda
11. Perintah Hapus
12. Perintah untuk keluar dari user
~ su -l
~ password
~ poweroff
14. Perintah kembali ke kernel
~ ctrl + alt + f5
jawaban latihan soal
1.Linux adalah sistem operasi yang didtribusikan secara open source yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan seperti jaringan, pengembangan software dan sebagai end user platform.
2.[root@localhost~]# adduser namauserbaru
[root@localhost~]# passwd
3.[root@localhost~]# mkdir namadirektori
4.[root@localhost~]# ls
5.[root@localhost~]# cd
6.[root@localhost namadirektori]# cat >namafile
7.[root@localhost namadirektori]#rm namafile
8.[root@localhost~]# rmdir namadirektori
9.[root@localhost~]# service network start
[root@localhost~]# ifconfig eth0 noIPaddress
[root@localhost~]# route add default gw noIPaddress
10.[root@localhost~]# tar –cf namafilepaket.tar namafile/direktoriyangakandipaketkan
Langganan:
Postingan (Atom)